if poetry is the code and the code is poetry then this is what happens:
03… (Lima Nol Tiga)
Aku menelponmu dan kau tak menjawabnya
Aku menelponmu dan kau tak menjawabnya
03… (Empat Nol Tiga)
Kudatangi rumahmu dan tak seorangpun berkata engkau ada
Kudatangi rumahmu dan tak seorangpun berkata engkau ada
05… (Empat Nol Lima)
Kutanya namun tak seorangpun orang rumahmu menjawabnya
Kutanya namun tak seorangpun orang rumahmu menjawabnya
00… (Lima Ratus)
Adakah engkau ingin kita berdua putus ?
Adakah engkau ingin kita berdua putus ?
06… (Dua Nol Enam)
Sebab dulu kau hanya mencintaiku di sebagian
hatimu
Sebab dulu kau hanya mencintaiku di sebagian
hatimu
02… (Tiga Nol Dua)
Saat denganku engkau mencintaiku, saat dengannya aku engkau lupakan
Saat denganku engkau mencintaiku, saat dengannya aku engkau lupakan
01… (Tiga Nol Satu)
Dan kini rayuannya membuatmu benar-benar melupakanku
Dan kini rayuannya membuatmu benar-benar melupakanku
04… (Empat Nol Empat)
Hingga tak ada lagi tempat
Di hatimu untukku
Hingga tak ada lagi tempat
Di hatimu untukku